Pulau Lembeh dilihat dari Pelabuhan Bitung.

Untuk pengunjung

Datang dengan baik

Cara sampai ke sini, adab yang berlaku, dan satu hal yang perlu Anda tahu tentang tanah di pesisir ini.

Foto: Sakurai Midori · CC BY 2.5 · Selat & Pulau Lembeh

Datang dengan baik

Winenet Dua bukan kota wisata. Ia kelurahan kerja seluas delapan puluh lima hektar dengan sebuah pasar, sebuah dermaga, dan orang-orang yang sedang menjalani harinya. Itu justru sebabnya ia layak disinggahi.

Menuju ke sini

Dari Manado
Bandara Sam Ratulangi (MDC) berjarak sekitar 40 km. Jalan Tol Manado–Bitung sepanjang 39,77 km memangkas perjalanan menjadi kurang dari satu jam.
Angkutan umum
Bus dari Terminal Paal Dua di Manado menuju Terminal Tangkoko di Bitung, lalu angkot ke dalam kota. Angkot Trayek A berakhir tepat di Pasar Winenet.
Ojek & taksi daring
Gojek dan Grab beroperasi di Bitung. Ada pula pangkalan ojek di Pasar Winenet.
Menyeberang ke Lembeh
Feri kendaraan ASDP dari dermaga di kelurahan ini, atau perahu motor. Sekitar sepuluh sampai tiga puluh menit.

Hal-hal praktis

Waktu
WITA, UTC+8
Bahasa
Melayu Manado sehari-hari; bahasa Indonesia dipahami semua orang
Listrik
220V, colokan dua bulat
Uang tunai
Bawalah tunai. Ada satu bank pemerintah di kelurahan ini
Sinyal
Kuat di kelurahan; sepuluh menit ke pedalaman bisa hilang sama sekali
Kesehatan
Hanya ada apotek di kelurahan; puskesmas rawat inap terdekat di Aertembaga
Musim hujan
Sekitar November sampai April
Suhu air laut
26–29 °C sepanjang tahun

Adab

  • Minggu pagi adalah waktu ibadah. Gereja penuh dan jalanan lengang. Berpakaianlah rapi dan jangan berisik di dekat gereja.
  • Ini kelurahan dengan jemaat masjid dan gereja yang hampir berimbang. Hormati keduanya; jangan menganggap satu sebagai yang utama.
  • Mintalah izin sebelum memotret orang, terutama pedagang di pasar dan nelayan yang sedang bekerja. Cukup satu pertanyaan.
  • Di warung, menyapa dulu sebelum memesan adalah kebiasaan yang baik. ‘Mo pi mana?’ akan membuat orang tersenyum.
  • Tawar-menawar wajar di pasar, tetapi lakukan dengan ringan. Selisih yang kecil bagi Anda tidak selalu kecil bagi penjualnya.
  • Bila Anda menyelam, sewalah pemandu setempat. Mereka mengenal titik-titiknya, dan uangnya tinggal di sini.

Berhentilah barang satu jam. Belilah sesuatu di pasar. Duduklah di dermaga menunggu kapal berangkat. Itu saja sudah cukup — dan lebih dari yang dilakukan hampir semua orang yang melintas.

Senja dari Pulau Lembeh.
Selat & Pulau LembehSenja dari Pulau Lembeh.Foto: Christian Gloor · CC BY 2.0